Timnas Indonesia U-22 Kesulitan Cari Lawa Uji Coba

Timnas Indonesia U-22 Kesulitan Cari Lawa Uji Coba

Rangkaian pelatnas singkat dari Timnas Indonesia U-22 membutuhkan suatu uji coba dan uji coba memang sangat diperlukan bagi mereka. Bima Sakti, asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, memastikan bahwa latihan yang dimulai sejak 7 Mei kemarin dan akan berakhir pada hari Rabu tanggal 10 Mei esok akan ditutup dengan sebuah laga uji coba.

Kesulitan Menemukan Lawan Uji Coba yang Baik

Namun sayang sekali, kini timnas U-22 menemui kesulitan untuk menemukan lawan yang baik dari tim Liga 1 atau Liga 2 guna diajak uji coba. Hal itu secara terang-terangan disampaikan oleh Bima, selesai sesi latihan Bandar togel sgp pada hari kedua, Senin (8/5) kemarin. “Sama ya seperti minggu kemarin, pelatihan ini akan ditutup dengan pertandingan. Tapi kami belum tahu melawan siapa. Namun bisa saja ditutup dengan game internal, entah itu di sini ataupun di UPH (Universitas Pelita Harapan),” ungkap Bima di sekolah Pelita Harapan.

Bima menambahkan bahwa ia sempat mencari lawan yang sebanding dan baik namun terkendala jadwal Liga 1 yang mana sangat padat. Sehingga sangat sulit. Begitu pun dengan Liga 2. “Ada beberapa tim yang masih sangat lelah usai bertanding dan ada juga yang sudah mempersiapkan tim mereka untuk bertanding,” imbuh Bima.

Pada pelatnas yang sebelumnya memang timnas U-22 melakukan uji coba yang mana mereka melawan Persita Tangerang yang bermain di Liga 2. Dalam pertandingan itu, Garuda Muda sukses menutup pertandingan yang tertutup itu dengan skor tipis yakni 2-1 dengan sumbangan gol dari Osvaldo Haay dan Febri Hariyadi.

Sesuai kalender FIFA, untuk uji coba internasional, mereka akan bertindak sebagai timnas senior serta menghadapi Kamboja pada bulan Juni nanti. Di laga itu, ada beberapa pemain senior yang bakal memperkuat timnas.

Kriteria Pemain Senior yang Bakal dipanggil Luis Milla Guna Lawan Kamboja

Pastinya akan ada criteria tertentu bagi pemain senior yang akan melawan Kamboja pada bulan Juni nanti tepatnya pada tanggal 8 Juni nanti di Phnom Penh. Uji coba itu sudah masuk dalam agenda resmi dari FIFA. Sebelumnya, hal ini juga pernah terjadi pada bulan Maret lalu di mana timnas U-22 menjadi tuan rumah bagi laga kontra Myanmar bertempat di Stadion Pakansari. Namun pada laga itu, sayang sekali timnas harus menelan kekalahan dengan skor 3-1. Bedanya saat lawan kamboja nanti aka nada beberapa pemain senior yang masuk ke sana.

Luis Milla, sebagai pelatih kepala Timnas U-22 memang belum membeberkan siapa-siapa saja yang akan mengisi formasi di pemain senior nantinya. Namun ada beberapa criteria yang diinginkan Milla seperti yang dikatakan oleh Bima Sakti. “Saat melawan Kamboja kan FIFA Matchday, ya, jadi kami tentu saja harus menunggu dari pelatih bagaimana pemain yang ingin diambil. Mungkin aka nada 5 sampai 6 pemain senior nanti,” ungkap Bima Sakti Senin (8/5) kemarin.

“Yang pasti sih, pemain itu harus sekali tampil baik di liga. Tidak hanya itu, pemain itu juga harus punya pengalaman bagus bersama dengan timnas sebelumnya. Untuk posisi sendiri kami masih menunggu keputusan pasti dari pelatih kami,” imbuhnya.

Selain dijadwalkan menghadapi Kamboja. Timnas Indonesia U-22 juga bakal mengahadapi Puerto Rico, yang dijadwalkan pada tanggal 13 Juni 2017. Laga itu bakal dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. dan laga itu akan menjadi partai pengganti melawan Argentina yang akhirnya melenggang ke Singapura.