Turnamen Karate Asia Pasific Digelar Di Tanah Air

Kejuaraan karate Asia Pasific yang akan digelar di tanah air oleh Indonesian Kyokushin Karate Association (IKKA) di Sportmall Kelapa Gading akan dihadiri oleh 16 negara. Acara tersebut akan diadakan di Sportmall Kelapa Gading pada hari minggu pekan depan  (21 mei 2017). Sebuah kehormatan bahwa IKKA memperoleh kepercayaan dari IKO Matsushima atau organisasi karate internasional untuk mengadakan kejuaraan ini di tanah air untuk pertama kalinya. Yang berbeda pada turnamen karate internasional ini dibandingkan turnamen-turnamen lainnya adalah sistemnya yang full contact.

 

Berbeda dengan olahraga karate biasa

Executive chairman IKKA, Andy Susila mengatakan bahwa ada 123 atlet dari 16 negara yang akan turut berlaga. Negara-negara tersebut adalah Indonesia sebagai tuan rumah, India, Libya, Uni Emirat Arab,  Iran, Srilanka, Kazakhstan, Ukraina, Nepal, Myanmar, Irak, Pakistan, Selandia Baru, Tiongkok, Amerika Serikat, serta Australia. Kelas yang dipertandingkan pada turnamen ini adalah dewasa pria dan wanita serta remaja. Hanshi John Taylor, yang menjabat sebagai Vice President IKO Matsushima juga akan turut menyaksikan turnamen ini.

 

Kompetisi ini dapat dikatakan sebagai turnamen Asia Pasifik plus karena ada atlet asal Amerika yang juga turut bertanding. Yang membuat pertandingan ini semakin menarik adalah ada atlet yang baru menyabet gelar juara dunia di tahun lalu akan turut bergabung. Tak hanya menguji kemampuan, turnamen ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antar sesama karateka Kyokushin serta menempa mental atlet karate dari berbagai Negara ini.

 

Memang ada perbedaan antara karate aliran Kyokushin dibandingkan karate yang biasa dipertandingkan pada Olimpiade atau SEA Games. Kyokushin menerapkan aliran full contact pada turnamennya sementara karate yang dipertandingkan pada Sea Games atau Olimpiade adalah non contact. System yang sangat berbeda ini membuat Kyokushin tak akan dipertandingkan pada Olimpiade.

 

Untuuk aliran Kyokushin memang tergolong belum banyak peminatnya walaupun sudah cukup populer. Aliran ini mulai dikenal sejak tahun 1967 dan hingga saat ini perkembangannya naik turun. Untuk system turnamennya adalah mirip tarung bebas atau UFC dan sudah pernah diselenggarakan pertandingan dengan level kejuaraan lokal hingga kejuaraan dunia. Hingga saat ini sudah ada sekitar 60 negara yang menerapkan aliran Kyokushin ini.

 

88 Karateka bertanding di SEAKF

Sementara  di Semarang juga berlangsung gelaran untuk bursa togel cabang karate ini pada acara South East Asia Karate Federation (SEAKF) Championships yang ke-6.  Pada ajang internasional ini 88 karateka dari tanah air turut bertanding. Pada ajang ini dipertandingkan 24 nomor baik pada kategori kumite atau pun kata dan Indonesia sukses meraih medali terbanyak dengan 12 emas, 11 perak, dan 9 perunggu.

 

Sementara pada posisi kedua adalah Negara Vietnam dengan perolehan 8 medali emas, 6 medali perak, serta 10 perunggu. Untuk posisi ketiga diraih oleh Negara jiran Malaysia dengan 4 medali emas, 4 medali  perak, dan 4 medali perunggu. Untuk Negara Thailand meraih 1 medali emas, 1 medali perak, dan 3  medali perunggu. Singapura dan Kamboja masing-masing meraih sebuah medali perak.

 

Elrick SH, selaku Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) menyatakan bahwa federasi secara berkesinambungan akan mengirimkan atlet-atlet karate  pada turnamen berskala internasional. Langkah ini sekaligus merupakan pembekalan untuk persiapan menyambut Olimpiade Jepang. Hingga saat ini Indonesia telah menelurkan 4 juara dunia dalam pertandingan yang digelar di Tangerang Banten beberapa waktu yang lalu. Pada kategori kumite 3 orang dan pada kategori kata 1 orang atlet