Leonardo DiCaprio Bakal Berperan Jadi Leonardo DaVinci?

Aktor kaliber Oscar, Leonardo DiCaprio, kabarnya digaet untuk memerankan biopik seniman juga akademisi Leonardo Da Vinci. Adalah rumah produksi Paramount Pictures yang dipastikan bakal menggarap film tersebut. Jika memang benar, maka ini adalah raihan spesial bagi aktor tampan berusia 43 tahun itu. Karena nama asli Leo memang terinspirasi dari sosok Da Vinci.

 

Sekedar informasi, ibu kandung Leo yakni Irmelin Indenbirken, memutuskan memberikan nama ‘Leonardo’ saat masih mengandung sang aktor. Kala masih mengandung Leo, sang ibu pernah melihat salah satu lukisan karya Da Vinci dan kemudian janin di dalam perutnya langsung menendang sehingga Inderbirken memberikan nama Leonardo.

 

Dalam sejarah seni peradaban manusia, Da Vinci memang seorang maestro yang sangat legendaris. Ada banyak sekali karya Da Vinci yang bukan cuma lukisan-lukisan bernilai sejarah. Namun juga penemuan inovatif di bidang keilmuan, termasuk penelitiannya tentang anatomi tubuh manusia yang dikenal sebagai Vitruvian Man hingga lukisan senyum misterius Mona Lisa. Nantinya film Bandar togel Online ini bakal diadaptasi dari  buku karya Walter Isaacson tentang Da Vinci.

 

Skenario Film Da Vinci Digarap Penulis James Bond

 

Disebutkan kalau film biopik Da Vinci ini akan mengisahkan kehidupan seniman asal Italia itu sebagai seorang ilmuwan sekaligus pelukis. Paramount sendiri sudah menunjuk John Logan sebagai penulis skenario film biopik pelukis The Last Supper itu. Sekedar informasi, Logan sebelumnya dikenal sebagai penulis naskah dua seri James Bond yang cukup sukses di pasaran, SKYFALL dan SPECTRE.

 

Kualitas seorang Logan terlihat dari kesuksesan dirinya menjadi penulis skenario beberapa film nominasi Oscar. Sebut saja seperti GLADIATOR, THE AVIATOR dan HUGO yang memang dianggap punya kualitas baik oleh kritikus. Sehingga proyek film biopik Da Vinci ini memang begitu dinantikan dan patut untuk diapresiasi secara kualitas. Bahkan bisa saja DiCaprio akan masuk ke dalam nominasi Oscar mendatang hingga mendapatkan Piala Oscar keduanya usai THE REVENANT.

 

DiCaprio Diincar Tarantino dan Scorsese

 

Lepas dari film biopik Da Vinci, Leo sejatinya sudah diincar oleh dua sutradara besar untuk terlibat dalam filmnya. Pertama adalah Quentin Tarantino yang kabarnya bakal menggarap film berdasarkan kisah pembunuhan keluarga Manson yang sangat terkenal itu. Bahkan Deadline melaporkan jika Tarantino telah memiliki peran untuk DiCaprio sebagai aktor tua yang menjadi dalang di balik kasus pembunuhan di tahun 1969 itu.

 

Jika sesuai jadwal, film yang diproduksi oleh Sony Pictures itu bakal dirilis pada Agustus 2019, sekitar 50 tahun setelah peristiwa berdarah Manson itu terjadi. Dikabarkan juga selain Leo, beberapa aktor disebutkan terlibat seperti Samuel L Jackson, Tom Cruise, Brad Pitt hingga Margot Robbie. Sementara itu sutradara kedua yang juga mengincar Leo adalah Martin Scorsese. Tak main-main, Leo kabarnya diincar untuk berperan sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke-26, Theodore alias Teddy Roosevelt, seperti dilansir Screen Rant.

 

Jika memang Leo setuju tampil di film biopik Roosevelt, maka ini akan jadi kali ketujuh mereka berdua berpasangan. Beberapa film yang dibintangi oleh Leo dan diarahkan oleh Scorsese sudah banyak yang sukses di pasaran secara kualitas dan kuantitas. Film-film itu adalah GANGS OF NEW YORK, THE AVIATOR, THE DEPARTED, SHUTTER ISLAND, THE WOLF OF WALL STREET dan THE AUDITION. Sementara itu bersama Tarantino, ini akan kali kedua setelah lima tahun lalu terlibat bersama di DJANGO UNCHAINED.

Akhirnya “Putri Salju” dari Jepang Pensiun

Kimiko Date, petenis asal Jepang, menyatakan pensiun sebagai pemain sesudah dirinya tersingkir di babak pertama dalam turnamen wanita Jepang Terbuka yang dihelat pada hari Selasa, 12 September 2017.

Date saat itu dikalahkan oleh Aleksandra Krunic dengan skor 0-6, 0-6. Petenis 46 tahun tersebut langsung saja mengumumkan pada public bahwa ini adalah turnamen terakhirnya. Ia sepertinya menegaskan apa yang sudah disinggungnya di sosial media bulan lalu bahwa dirinya saat ini sulit untuk bermain bebas sejak ia mengalami operasi lutut pada awal tahun ini. Ia sebenarnya mengaku bahwa dirinya mempunyai kenangan yang amat sangat luar biasa.

“Bagi saya sendiri, tentunya hal ini adalah kenangan yang sangat luar biasa di Tokyo. Para penggemar tenis yang ada di kota ini selalu memberikan dukungan untuk saya, seperti pemain dan juga sponsor saya,” ungkapnya. Date adalah pemain yang sangat populer di Jepang. Ia, di awal karirnya selalu tampil sangat stylish sehingga ia mendapatkan julukan Putri Salju atau Snow White. ia juga sudah pernah mencapai tingkat 4 dunia pada bulan November 1995. Namun sayangnya ia mengundurkan diri setahun kemudian setelah itu.

Dan pada tahun 2004, delapan tahun setelah ia mengundurkan diri, ia kembali ke WTA Tour dan juga pernah menempati peringkat domino qiu qiu ke 46 dunia tepatnya pada November 2010. Ia mengungkapkan bahwa tenis adalah olahraga favoritnya. “Tenis adalah olahraga yang sangat indah terutama di sektor Putri. Saya amat sangat menikmatinya bermain di Tur,” ungkapnya.

Hampir Kepala Lima

Keputusan yang diambil oleh Kimiko Date ini sebenarnya bukan karena ia kalah dari petenis asal Serbia, Aleksandra Krunic. Keputusan itu ia berikan sejak lama sudah. Petenis yang lahir pada tanggal 28 September itu sebelumnya sudah menyatakan bahwa Japan Womens bakal menjadi turnamennya yang terakhir. Dan dalam sebuah blog, ia mengunduh sebuah postingan yang menyebutkan bahwa dirinya tidak lagi sebebas sebelum ia mengalami cedera lutut dan mengalami transplatasi tulang rawan.

“Japan Womens akan menjadi turnamen terakhir buat saya dan tantang kedua bagi saya juga sekarang karena saya sudah membuat suatu keputusan yang sangat sulit untuk pensiun,” ungkpanya dilansir dari sebuah situs. Selama ia mendalami karirnya dalam mengayunkan raketnya, ia mencapai beberapa pencapaian yang sangat fantastis. Bahkan tidak hanya di Jepang ia juga mendapatkan penghargaan dan juga kehormatan sebagai pemain tenis terbaik dunia.

Kaki Tuanya Belum Mau Berhenti Berlari

Kimiko Date sendiri sudah mencatatkan dirinya sebagai pemain tenis tertua kedua di sepanjang sejarah Australia Terbuka. Saat ia tampil di putaran pertama dalam turnamen Australia Terbuka tahun 2012, saat itu ia berusia 41 tahun. Usia Date pasalnya kalah dari Beverly Rae yang pada saat tampil ia berada di usia ke 44 yakni pada tahun 1974.

Namun sayang sekali perjuangan petenis asal Jepang itu tidak lama. Ia langsung tersingkir di putaran pertama dan ia disingkirkan oleh Eleni Daniilidou dengan angka 3-6, 2-6. Kekalahan tersebut adalah kekalahan keempatnya berturut-turut dalam empat tahun terakhirnya setelah ia kembali dari absennya ia di tahun 2008.

Date sendiri mengaku bahwa setiap turnamen memiliki makna dan juga memori tersendiri bagi dirinya tak terkecuali turnamen Japan Womens dan juga Australia Terbuka. Saat itu ia menginginkan pensiun pada usia 50 tahun, namun karena alasan medis, ia sekarang harus gantung raket 2 tahun lebih cepat.